SUAK TAPEH – Peduli anak berisiko stunting, Kepala Desa (Kades) Meranti Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, bersama tim tenaga kesehatan Puskemas Suak Tapeh sambangi rumah-rumah warga.
Kegiatan ini berlangsung dari mulai tanggal, 11-13 September 2024, bersama tim Puskesmas Suak Tapeh, Pastilawati, Am. Keb, Bidan Desa Meranti Sukaesih Am. Keb, Kader Posyandu, dan Kepala UPT KB. Joni, dkk Ahli Gizi Amira, serta Perangkat Desa Meranti.
Kades Paidun mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendukung penurunan angka stunting, mempercepat pertumbuhan dan perkembangan anak yang berisiko stunting, serta suksesnya program balita sehat dan keluarga berencana di desa Meranti.
Menurutnya dalam kegiatan ini, pemerintah desa dan tenaga kesehatan mengunjungi langsung ke rumah warga untuk memberikan asupan makanan tambahan kepada anak-anak yang bergejala kategori stunting.
” Disini kegiatan yang dilakukan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan untuk memonitor perkembangan dan pertumbuhan bayi. Asupan yang diberikan berupa makanan tambahan meliputi roti biskuit, telur, dan susu formula sebagai upaya pencegahan stunting. ” Katanya, Jum’at (13/09/24).
Lebih lanjut ditegaskan Paidun, pemerintah desa, akan selalu berupaya memberikan pelayanan nomor satu untuk kesehatan warganya itu sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak, demi mencegah stunting, dan menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas.
” Melalui kegiatan peduli anak berisiko stunting, diharapkan dapat membantu mencegah dan mengatasi kejadian stunting. Hal itu juga sebagai wujud kontribusi dalam mendukung pencapaian target pemerintah dalam program percepatan penurunan prevalensi stunting. ” Tegasnya.
Paidun juga berharap kepada anak-anak yang berisiko stunting agar banyak mengkonsumsi makanan-makanan bergizi dan rutin ke Posyandu. ” Dalam kunjungan tim tenaga kesehatan di desa Meranti, ada 4 anak ditemukan yang berisiko stunting. ” Jelasnya (ind).

