TALANG KELAPA – Silaturahmi dan Safari Ramadhan 1446 H yang berlangsung di kediaman Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, di Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, menjadi momen penting bagi Kabupaten Banyuasin. Acara yang digelar pada Kamis (13/3/25) kemarin ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, beserta jajaran Forkopimda Sumsel.
Dalam sambutannya, Bupati Askolani menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas kehadiran Gubernur Sumsel yang baru saja terpilih kembali untuk periode berikutnya. Ia menekankan bahwa silaturahmi ini bukan sekadar bentuk kebersamaan, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan dan membahas pembangunan daerah.
“Kami bersyukur Bapak Gubernur kembali memimpin Sumsel. Beliau adalah sosok pemimpin yang selalu menjaga silaturahmi dan menepati janji. Dalam kesempatan ini, kami berharap usulan pembangunan Jembatan Tanah Kering dapat segera direalisasikan demi kepentingan masyarakat,” ujar Askolani.
Lebih lanjut, Askolani menyampaikan bahwa dua hari sebelumnya, Gubernur telah menyerahkan kapal angkutan Putri Leanpuri serta menanggapi usulan pembangunan jalan akses ke Dermaga Sri Menanti. Namun, ia menegaskan bahwa Jembatan Tanah Kering menjadi prioritas utama bagi Banyuasin.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Herman Deru menyatakan komitmennya untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Banyuasin. Ia meminta pemerintah daerah segera menyusun usulan resmi agar proses realisasi bisa segera dimulai.
“Silakan buatkan usulan secepatnya. Kami siap merealisasikan proyek ini demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian, SP, Sekretaris Daerah Ir. Erwin Ibrahim, jajaran Forkopimda, serta para kepala perangkat daerah dan camat se-Banyuasin. Safari Ramadhan semakin khidmat dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Fadoli.
Dengan adanya pertemuan ini, harapan masyarakat Banyuasin terhadap pembangunan Jembatan Tanah Kering semakin besar. Kini, semua pihak menantikan langkah konkret dari pemerintah untuk mewujudkan infrastruktur yang akan meningkatkan konektivitas dan perekonomian daerah. (*)

