Desa Meranti Andalkan Semangka Juve Prime 1693: Unggul, Manis, dan Jadi Andalan Ketahanan Pangan

Meranti, Suak Tapeh, – Varietas semangka unggulan PRIME 1693 produksi Known-You Seed, yang dikenal dengan nama Semangka Juve, kini tak hanya digemari pasar modern tetapi juga menjadi pilihan utama dalam program ketahanan pangan Desa Meranti. Melalui pengelolaan oleh BUMDes Bukti Mandi Angin Desa Meranti, Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, sebanyak 5.000 bibit semangka Juve ditanam di lahan desa seluas 1 hektare.

Kepala Desa Meranti, Paidun, SPd, menjelaskan bahwa program ini menjadi bentuk nyata pemanfaatan aset desa untuk kesejahteraan masyarakat. “Ini bukan sekadar bertani, tapi bagian dari membangun kemandirian pangan desa. Dikelola oleh BUMDes dengan direktur Budiyanto, kami optimis hasilnya maksimal,” ujarnya. Saat dikonfirmasi langsung dirung kerjanya, Selasa (17/6/25).

Semangka Juve Prime 1693 dikenal karena keunggulan fisik dan kualitas buahnya. Kulit luar hijau gelap dengan larik-larik tegas menyerupai jersey klub sepak bola Juventus, sementara bagian dalamnya merah cerah, manis, tanpa biji, dan renyah. Berat buah bisa mencapai 8–12 kilogram dengan kadar gula 13–14%, sangat cocok untuk dikonsumsi langsung maupun dijual di pasar swalayan.

Dijelaskan, Paidun, dari teknis budidaya ini dimulai pada 15 Juni 2025 kemarin, penyemaian dilakukan dengan media tanam khusus agar bibit tumbuh kuat. Penyemaian berlangsung sekitar 7–10 hari.

Setelah cukup umur, bibit dipindahkan ke lahan yang telah diolah dan dipupuk. Sistem bedengan diterapkan untuk menjaga drainase yang baik.

Pemeliharaan dilakukan intensif oleh tim BUMDes, meliputi penyiraman rutin, pemupukan lanjutan, pengendalian hama, dan penyanggaan buah agar tidak menyentuh tanah langsung.

“Masa tanam berlangsung 60 hari sejak semai. Panen pertama diperkirakan pada pertengahan Agustus 2025, dan akan dilakukan tiga kali tanam dalam satu tahun. Hasil panen dibagi antara pengelola (BUMDes) dan pemerintah desa sesuai kesepakatan.” Katanya.

Semangka Juve Prime 1693 juga unggul dalam daya tahan angkut, sehingga mampu menjangkau pasar luar daerah tanpa khawatir rusak dalam perjalanan.

“Dengan varietas unggul ini, kami berharap Desa Meranti bisa menjadi contoh desa produktif yang mampu mandiri melalui pengelolaan aset pertanian,” tambah Kades Paidun. (*)

CLICK BANYUASIN

Learn More →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *