Jembatan Penghubung Antar Desa di Pulau Rimau dan Selat Penuguan Rampung Diperbaiki
Banyuasin, Sumsel, – Jembatan penghubung antara Desa Wonosari, Kecamatan Pulau Rimau, dan Desa Songo Makmur, Kecamatan Selat Penuguan, Kabupaten Banyuasin, yang sempat viral akibat kerusakan parah, kini telah rampung diperbaiki.
Kepala Desa Wonosari Usman Noviardi, menyampaikan, jembatan sepanjang 60 meter dengan lebar 3 meter itu direhabilitasi oleh Dinas PU Banyuasin setelah adanya usulan dari anggota DPRD Banyuasin Fraksi Golkar, Farida Achyati Rochim.
“Alhamdulillah, perbaikan jembatan ini sudah selesai 100 persen. Sebelumnya kerusakannya mencapai hampir 70 persen. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membawa muatan berlebih saat melintas, supaya jembatan tetap awet,” ujarnya. Sabtu, (20/25).
Sementara itu, Farida Achyati Rohim menegaskan bahwa perbaikan jembatan merupakan bagian dari tugasnya sebagai wakil rakyat dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Alhamdulillah usulan ini mendapat respon positif dari Pemkab Banyuasin, khususnya Dinas PU. Ke depan, kami berharap bisa dibangun jembatan baru yang lebih kokoh. Kami juga mengimbau para pengguna, khususnya tengkulak, agar tidak membawa muatan melebihi kapasitas,” tegasnya.
Renovasi jembatan ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satunya datang dari Charlie, warga Desa Songo Makmur, yang menyampaikan rasa terima kasih kepada Dinas PU Banyuasin, Farida Achyati, serta instansi terkait lainnya.
“Jembatan ini sangat vital bagi warga Songo Makmur, Bumirijo, Wonosari, Majatra, dan sekitarnya. Kami berharap jembatan ini dapat dijaga bersama. Selain itu, perlu dipertimbangkan pelebaran jembatan karena saat ini belum mampu dilalui dua motor dan mobil sekaligus,” katanya.
Charlie juga sependapat dengan imbauan agar kendaraan tidak membawa muatan berlebihan, mengingat usia jembatan sudah cukup lama. Ia menegaskan kembali harapannya agar pelebaran jembatan dapat diwujudkan demi kelancaran transportasi masyarakat. (*)
Editor : Indera
Wartawati : Fitria

