Banyuasin, Sumsel, – Pemerintah Kecamatan Pulau Rimau membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahun 2025 dengan tema “SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2025.”
Kegiatan ini berlangsung, Senin (24/11/25) selama tiga hari dan diikuti oleh pengurus koperasi dari 12 desa Kecamatan Selat Penuguan, 14 desa Kecamatan Tungkal Ilir, serta 17 desa Kecamatan Pulau Rimau, didampingi pendamping koperasi tingkat kecamatan. Dan sebagai Narasumber rekomendasi Kemenkop Fety Vera, Dina Eka Sandry, Intan Fuji Lestari dan Abraham Horisanto.
Camat Pulau Rimau, Sumito SH., M.Si, membuka kegiatan sekaligus menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kesiapan kelembagaan koperasi desa. Ia menegaskan bahwa koperasi harus dibangun dengan pondasi SDM yang kuat dan memahami prinsip-prinsip dasar koperasi.
“Pelatihan ini sangat penting untuk memastikan koperasi desa tidak hanya terbentuk secara administrasi, tetapi mampu berjalan dengan manajemen yang sehat dan profesional. Koperasi adalah alat untuk mendorong kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar memenuhi syarat pembentukan lembaga,” ujarnya.
Sumito juga mengingatkan bahwa isu mengenai bantuan stimulus dana koperasi yang beredar di media sosial tidak boleh menjadi motivasi utama. Pemerintah daerah tetap meninjau kesiapan koperasi sebelum dana apapun bisa dicairkan.
“Kami berharap para pengurus fokus pada pemahaman kelembagaan, penguatan SDM, serta tujuan dibentuknya koperasi. Jika pondasinya matang, koperasi dapat berkembang lebih kuat dan mandiri,” tegasnya.
Sementara itu, Aprilina dari Diskop UMKM Provinsi Sumsel dan Angga Atmawatdhana, Kabid Koperasi Dinas Koperindag Kabupaten Banyuasin, juga memberikan materi mengenai prinsip koperasi, tujuan pembentukan, serta pemaksimalan potensi desa melalui lembaga koperasi. Mereka menegaskan bahwa detail teknis seperti permodalan, kantor, maupun gerai akan dibahas lebih lanjut pada pertemuan berikutnya.
Angga menyampaikan bahwa pembentukan KDKMP sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong hadirnya koperasi di sekitar 80.000 kelurahan/desa di seluruh Indonesia.
“Di Kabupaten Banyuasin sendiri sudah terbentuk 313 koperasi. Fokus kita saat ini adalah mematangkan SDM dan kelembagaan terlebih dahulu sebelum bicara teknis operasional,” ungkapnya. (Ind)

