Dua Desa Banyuasin Siap Berlaga di Ajang Nasional Program Jaga Desa

BANYUASIN, SUMSEL – Kabupaten Banyuasin kembali menunjukkan kualitas tata kelola pemerintahan desa di tingkat provinsi. Melalui ajang penilaian Program Jaga Desa yang digelar Kejaksaan Agung RI, dua desa di daerah ini sukses meraih peringkat terbaik di Sumatera Selatan dan berhak melangkah ke kompetisi tingkat nasional.

Keberhasilan tersebut disambut positif oleh Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani. Ia menyampaikan apresiasi sekaligus memastikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap desa-desa yang akan membawa nama Banyuasin di kancah nasional.

Menurutnya, capaian ini mencerminkan semakin baiknya pengelolaan pemerintahan di desa, baik dari sisi administrasi maupun pengelolaan keuangan. Prestasi tersebut diharapkan mampu menjadi pemicu semangat bagi seluruh desa di Banyuasin untuk terus memperkuat prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banyuasin melalui Plt Kabid Pemerintahan Desa, Parman saat dikonfirmasi media ini, Kamis (15/1/26) menjelaskan bahwa Program Jaga Desa merupakan inisiatif nasional yang digagas oleh Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) Kejaksaan Agung RI. Meski program ini telah berjalan sejak beberapa waktu lalu, pelaksanaan lombanya baru dimulai pada periode 2024–2025.

Dalam proses penilaian, terdapat tiga aspek utama yang menjadi fokus, yakni tertib administrasi dan pengelolaan keuangan desa, pengisian data pada aplikasi real time monitoring, serta lomba film pendek bertema Jaga Desa. Untuk kategori film pendek, penilaian dilakukan langsung oleh tim pusat, sedangkan dua kategori lainnya melalui tahapan seleksi di tingkat provinsi.

Berdasarkan hasil penilaian tersebut, Banyuasin berhasil meraih juara pertama pada dua kategori. Desa Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa, keluar sebagai terbaik pada kategori entri data real time monitoring.

Sementara Desa Bukit, Kecamatan Betung, meraih peringkat pertama dalam kategori tertib administrasi pengelolaan keuangan desa.
Dengan prestasi ini, kedua desa tersebut dipastikan mewakili Provinsi Sumatera Selatan pada lomba Jaga Desa tingkat nasional, bersaing dengan desa-desa unggulan dari berbagai daerah di Indonesia.

Parman menambahkan, pembinaan tidak hanya difokuskan pada desa yang mengikuti lomba, tetapi mencakup seluruh desa di Kabupaten Banyuasin. Dari total 288 desa yang ada, dua desa terbaik ini menjadi representasi hasil pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Pelaksanaan Program Jaga Desa di Banyuasin sendiri melibatkan kerja sama lintas sektor. Kegiatan ini diinisiasi oleh Kejaksaan Negeri Banyuasin melalui Bidang Intelijen dengan dukungan Dinas PMD, Inspektorat, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta para pendamping desa. Kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan berintegritas. (Ind)

CLICK BANYUASIN

Learn More →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *