Palembang, — Sebagai penghasil gabah nomor 3 (tiga) nasional saat ini, Kabupaten Banyuasin menjadi “Pilot Project” Pemerintah Pusat agar dapat menjadi penghasil gabah terbesar nomor 1 nasional. Dalam Focus Group Discussion (FGD) Staf Khusus Menteri Pertanian, Prof, Dr. Ir, Sam Herodian, MS berdiskusi langsung dengan Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani., SH., MH sebagai langkah awal mewujudkan Banyuasin nomor 1 Penghasil Gabah Nasional.
Bupati Banyuasin Askolani didampingi oleh Sekretaris Daerah Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, menjelaskan gambaran umum, potensi serta permasalahan pertanian di Kabupaten Banyuasin di Aula Sriwijaya, Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BPRMP) Kementerian Pertanian, Sumsel, Senin (28/07/25).
Askolani memaparkan tentang pertanian di Kabupaten Banyuasin terkait penyediaan benih unggul, pupuk bersubsidi, pestisida dan alsintan, serta rehabilitasi jaringan daerah irigasi rawa untuk petani di Kabupaten Banyuasin. “Kami Kabupaten Banyuasin menyambut gembira rencana pemerintah pusat, ini menjadi sebuah berkah yang luar biasa untuk Kabupaten Banyuasin menjadi lumbung pangan nomor 1 di Indonesia, ” jelasnya.
Selain itu juga, Askolani menjelaskan tantangan terkait permasalahan yakni dangkalnya saluran primer dan saluran sekunder, belum maksimalnya IP 200 dan IP 300, penanggulangan hama penyakit, belum maksimalnya produktivitas padi, dan minimnya alat mesin pertanian.
Editor : M Sobirin
Wartawati : Pitri

