Komitmen Tingkatkan Pendidikan Keagamaan, Bupati Banyuasin Perkuat Sinergi dengan Kemenag RI

JAKARTA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan terus diperkuat. Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani bersama jajaran melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama Republik Indonesia, Kamis (11/6/26), guna membahas pengembangan madrasah, pondok pesantren, serta perguruan tinggi Islam sebagai bagian dari upaya mencetak generasi unggul, religius, dan berdaya saing.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Askolani didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Infrastruktur, Ekonomi dan Sumber Daya Alam Dr. H. Salni Pajar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banyuasin Dra. Hj. Yosi Zartini, serta Plt. Kepala Dinas Kominfo-SP Hj. Ida Bahagia. Rombongan diterima langsung oleh Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Amien Suyitno. Pertemuan berlangsung hangat dan membahas berbagai langkah strategis untuk memperkuat sektor pendidikan Islam di Kabupaten Banyuasin. Fokus pembahasan meliputi peningkatan mutu pembelajaran, pengembangan kelembagaan, dukungan sarana dan prasarana, serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik.

Bupati Askolani menegaskan bahwa pondok pesantren, madrasah, dan perguruan tinggi berbasis Islam memiliki peran penting dalam membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

“Pemerintah Kabupaten Banyuasin memberikan perhatian besar terhadap kemajuan pendidikan Islam, mulai dari tingkat madrasah hingga perguruan tinggi. Melalui koordinasi ini, kami berharap terbangun kerja sama yang semakin erat dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, penyediaan fasilitas yang memadai, penguatan kompetensi tenaga pengajar, serta perluasan kesempatan belajar bagi masyarakat,” ujar Askolani.

Pada kesempatan itu, Bupati juga memaparkan perkembangan lembaga pendidikan Islam di Banyuasin beserta sejumlah program yang telah berjalan maupun yang sedang disiapkan untuk mendukung kemajuan dunia pendidikan keagamaan. Menurutnya, sektor tersebut memiliki kontribusi besar dalam melahirkan generasi muda yang mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Kami memandang masukan dan arahan dari Ditjen Pendis sangat penting untuk memperkuat kualitas madrasah dan perguruan tinggi keagamaan Islam. Dengan dukungan berbagai program pembinaan dan pengembangan, diharapkan lahir generasi yang mampu memberikan kontribusi positif serta menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya,” tambahnya.

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Amien Suyitno, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Banyuasin terhadap kemajuan pendidikan berbasis keagamaan. Ia menilai langkah yang dilakukan Banyuasin menunjukkan keseriusan daerah dalam membangun generasi yang berakhlak dan memiliki daya saing.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan lembaga pendidikan Islam agar mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

“Kami mendukung berbagai upaya peningkatan kualitas pondok pesantren, madrasah, maupun perguruan tinggi keagamaan Islam melalui program pembinaan dan penguatan kelembagaan. Apa yang dilakukan Banyuasin merupakan langkah positif yang patut diapresiasi dalam mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia,” ungkap Amien. (Ind/Kominfo SP)

CLICK BANYUASIN

Learn More →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *