BANYUASIN SUMSEL – Pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Pulau Rimau membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah desa, pengurus koperasi, aparat keamanan dan masyarakat. Kedekatan dengan masyarakat serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan desa dinilai menjadi bagian penting agar KDMP dapat berjalan dan memberi manfaat nyata.
Hal itu mengemuka dalam kegiatan silaturahmi dan rapat koordinasi operasional KDMP se-Kecamatan Pulau Rimau. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyamakan langkah dan memperkuat koordinasi dalam menjalankan operasional koperasi di masing-masing desa.
Camat Pulau Rimau Sumito SH MSi menegaskan, keberadaan KDMP membutuhkan dukungan seluruh pihak. Pemerintah kecamatan, pemerintah desa, aparat keamanan, pengurus koperasi dan masyarakat harus memiliki visi yang sama dalam mendorong perkembangan koperasi.
Menurutnya, koordinasi lintas sektor penting dilakukan karena KDMP tidak hanya berkaitan dengan aktivitas ekonomi, tetapi juga menyentuh kepentingan masyarakat desa.
“Koordinasi lintas sektor dinilai menjadi salah satu faktor penting. Sebab, KDMP tidak hanya berkaitan dengan aktivitas ekonomi, tetapi juga menyentuh kepentingan masyarakat desa,” tegas Sumito.
Sementara itu, Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Pulau Rimau Hasim menekankan pentingnya dukungan pemerintah desa terhadap operasional KDMP. Komunikasi antara manajer koperasi dan kepala desa, kata dia, harus terus dibangun sehingga berbagai persoalan yang muncul dapat segera dicarikan solusi.
Ia berharap sinergi tersebut mampu membuat KDMP tidak sekadar menjadi lembaga ekonomi baru di desa, tetapi berkembang sebagai penggerak perekonomian masyarakat.
Danramil 430-01/Pangkalan Balai Kapten Inf Erwin Suhaimi melalui Pelda Antonius Sharly mengingatkan para manajer KDMP agar segera beradaptasi dengan lingkungan desa masing-masing.
Adaptasi tersebut mencakup kondisi wilayah, karakter masyarakat hingga dinamika kehidupan di desa. Para manajer juga diminta mampu menempatkan diri dalam menjalankan tugas.
“Pandai-pandailah menempatkan diri. Babinsa siap mendukung dan mendampingi,” terang Antonius.
Menurutnya, para manajer sebelumnya telah mendapatkan pembekalan dan ditempa melalui pola semi militer. Kedisiplinan, ketangguhan, kemampuan bekerja dalam tim serta kesiapan menghadapi berbagai kondisi di lapangan diharapkan dapat diterapkan dalam pengelolaan KDMP secara profesional dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Kapolsek Pulau Rimau AKP Masrul Sumaryoto menyoroti pentingnya kemampuan manajer dalam membangun hubungan dengan anggota koperasi dan masyarakat.
Ia menilai, keberhasilan pengelolaan KDMP turut ditentukan oleh kemampuan manajer menguasai tim sekaligus memahami karakter masyarakat di wilayah kerjanya.
“Manajer harus menguasai anak buah dan masyarakat. Dua hal ini menjadi kunci sukses dalam pengelolaan KDMP,” ungkap Masrul. (Ind)

