BANYUASIN, SUMSEL, – Kondisi jalan rusak parah di RT 31, Jalan Persirah Mursid, Kelurahan Seterio, Kecamatan Banyuasin lll Kabupaten Banyuasin, menuai keluhan warga. Kerusakan yang telah berlangsung sekitar satu tahun itu semakin parah saat musim hujan, hingga menimbulkan genangan air menyerupai kolam di badan jalan.
Sebagai bentuk kekecewaan, warga melakukan aksi protes simbolis dengan memancing di genangan air yang menutupi jalan. Aksi tersebut dilakukan untuk menunjukkan betapa parahnya kondisi jalan yang dinilai sudah tidak layak dilalui dan membahayakan pengguna jalan.
Slamet, salah satu warga Kelurahan Seterio, mengatakan bahwa jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari. Namun akibat kerusakan yang tidak kunjung diperbaiki, aktivitas warga menjadi terganggu.
“Kalau hujan, jalan ini tergenang dan licin, sudah seperti kolam. Warga sulit lewat dan rawan kecelakaan,” ujar Slamet, Rabu (4/2/26).

Menurut Slamet, keluhan terkait jalan rusak tersebut telah lama dirasakan masyarakat. Melalui aksi protes itu, warga berharap pemerintah dapat segera memberikan perhatian serius.
Ia menyampaikan bahwa masyarakat meminta bantuan kepada Bupati Banyuasin, DPRD Banyuasin, Gubernur Sumatera Selatan, serta Presiden RI agar dapat turun langsung melihat kondisi jalan dan segera melakukan perbaikan.
“Kami mohon kepada pemerintah, baik Bupati, DPRD, Gubernur, maupun Presiden RI agar membantu masyarakat. Kami hanya ingin jalan ini diperbaiki supaya aman dilalui,” kata Slamet.
Warga berharap perbaikan jalan dapat segera direalisasikan, mengingat jalan tersebut sangat vital bagi aktivitas masyarakat, terutama bagi anak sekolah dan warga yang bekerja, terlebih di musim hujan.
Kita ketahui jalan ini merupakan jalan poros, menuju dua desa di kecamatan Suak Tapeh. Desa Rimba Terab dan Desa Sedang. Hal ini sama jalan nya rusak dan berlubang. (Ind).

