​Kades Talang Ipuh Pimpin Langsung Penyaluran BLT-DD 2026, Sambangi Kediaman Warga

BANYUASIN, SUMSEL, – Komitmen Pemerintah Desa Talang Ipuh dalam memberikan pelayanan prima kembali dibuktikan. Pada Senin (20/4/26), Kepala Desa Talang Ipuh, Ardina, memimpin langsung rombongan perangkat desa untuk menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap awal tahun anggaran 2026 dengan metode door-to-door.

​Penyaluran ini ditujukan kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mencakup periode empat bulan, yakni Januari, Februari, Maret, dan April 2026.

​Keputusan untuk mengantar langsung bantuan ini bukan tanpa alasan. Kades Ardina ingin memastikan bantuan sampai ke tangan warga yang memang dalam kondisi sakit menahun dan tidak memungkinkan untuk hadir di kantor desa.

​Di sela-sela kegiatannya menyambangi rumah warga, Kades Ardina menyampaikan bahwa aksi ini adalah bentuk empati dan tanggung jawab moral pemerintah desa.

​”Saya turun langsung memimpin penyaluran ini untuk melihat langsung kondisi warga kita. Ke-10 KPM ini memang sedang diuji dengan sakit menahun, sehingga sangat layak menerima bantuan. Kami tidak ingin mereka merasa terbebani, biarlah kami yang datang mengantarkan hak mereka hingga ke tempat tidur,” ujar Ardina penuh empati.

Kades Ardina serahkan insentif

​Selain fokus pada BLT-DD, agenda hari itu juga mencakup pemberian insentif bagi ujung tombak pelayanan desa yang telah mengabdi selama satu semester. Insentif tersebut diserahkan sekaligus untuk masa kerja 6 bulan.

​Para penerima apresiasi ini terdiri dari: ​Kader Posyandu, ​Kader PAUD, Kader KPM, dan ​Guru Ngaji.

Sementara, ​Sekretaris Desa Talang Ipuh, Roman sapaan akrabnya, yang mendampingi Kades Ardina saat jalannya kegiatan, menambahkan bahwa penyerahan insentif ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi para kader.

​”Sesuai instruksi Kades, hari ini kita rampungkan juga hak para Kader dan Guru Ngaji untuk 6 bulan sekaligus. Kami berharap insentif ini dapat menunjang kinerja mereka dalam membantu program desa, baik di bidang kesehatan, pendidikan anak usia dini, maupun pembinaan mental keagamaan,” jelas Roman. (Ind)

CLICK BANYUASIN

Learn More →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *